Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, baru-baru ini memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait hubungannya dengan mantan kapten tim, Kylian Mbappé. Al-Khelaifi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Mbappé atas kontribusi besarnya selama membela PSG. Pernyataan ini muncul setelah kepergian Mbappé ke Real Madrid musim panas lalu dan keberhasilan PSG meraih gelar Liga Champions.
Pernyataan Al-Khelaifi ini menunjukkan adanya rekonsiliasi, menepis spekulasi mengenai hubungan yang buruk di antara keduanya. Ia mengakui adanya konflik kecil, namun menegaskan menghormati Mbappé sebagai pemain bintang.
Presiden PSG Berdamai dengan Kylian Mbappé
Nasser Al-Khelaifi, dalam wawancara di program ‘C à vous’ di France 5, menyatakan bahwa ia tidak menyesali kepergian Mbappé. Ia menekankan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan prestasi yang telah diberikan Mbappé selama berseragam PSG.
Al-Khelaifi juga memuji kontribusi sejumlah pemain bintang lainnya seperti Lionel Messi, Neymar, dan Zlatan Ibrahimovic. Ia menganggap periode tersebut sebagai masa penting dalam sejarah klub.
PSG berhasil menjuarai Liga Champions, Ligue 1, Coupe de France, dan Piala Super Prancis musim lalu. Keberhasilan ini diraih tanpa kehadiran Mbappé, mantan kapten tim.
Meskipun demikian, Al-Khelaifi tetap mendoakan yang terbaik untuk Mbappé di Real Madrid. Ia mengungkapkan rasa hormatnya yang tinggi kepada pemain hebat, terlepas dari adanya perbedaan pendapat sebelumnya.
Mbappé: Tak Ada Kekecewaan, Hanya Akhir dari Perjalanan
Kylian Mbappé sendiri merespon keberhasilan PSG meraih Liga Champions tanpa dirinya. Ia menegaskan tidak ada rasa iri atau sakit hati.
Mbappé menyatakan bahwa perjalanannya bersama PSG telah berakhir. Ia menegaskan kepergiannya bukanlah keputusan yang terburu-buru. Selama di PSG, Mbappé mencetak rekor 256 gol.
PSG akhirnya meraih trofi Liga Champions setelah bertahun-tahun berusaha. Kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan di final menjadi bukti kesuksesan tim tersebut.
Mbappé merasa senang atas pencapaian PSG dan menganggap tim tersebut pantas mendapatkannya. Ia melihat keberhasilan ini sebagai hasil kerja keras tim selama bertahun-tahun.
Keberhasilan PSG: Takdir yang Tak Terelakkan
Mbappé mengakui bahwa ia telah berusaha semaksimal mungkin bersama PSG. Akan tetapi, ia menerima keberhasilan PSG meraih Liga Champions tanpa dirinya sebagai takdir.
Ia menjelaskan bahwa PSG telah melewati masa-masa sulit selama bertahun-tahun untuk mencapai puncak. Mbappé sendiri telah merasakan berbagai babak Liga Champions bersama PSG, kecuali kemenangan di final.
Mbappé terkesan dengan kemenangan telak PSG di final. Ia menilai kemenangan 5-0 di final Liga Champions sebagai sesuatu yang luar biasa dan belum pernah ia saksikan sebelumnya. Ia pun memberikan pujian kepada tim yang dinilainya sebagai yang terbaik di Eropa saat ini.
Keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions musim lalu menjadi penutup dramatis dari kisah Mbappé bersama klub tersebut. Pernyataan damai dari presiden klub dan tanggapan positif Mbappé menunjukkan bahwa keduanya telah move on dan fokus pada masa depan masing-masing. Keberhasilan PSG menjadi bukti bahwa tim tersebut tetap mampu bersaing di level tertinggi, bahkan tanpa kehadiran pemain bintang sekalipun.





