Persaingan memperebutkan tiket Piala Dunia 2026 di zona Eropa semakin sengit. Tidak hanya perebutan posisi di klasemen, tetapi juga persaingan ketat di daftar top skor. Beberapa nama bintang Eropa bersaing ketat untuk menjadi pencetak gol terbanyak.
Hingga saat ini, tiga pemain memimpin perburuan top skor dengan koleksi empat gol. Ketiganya memberikan kontribusi signifikan bagi tim nasional masing-masing. Mari kita bahas lebih detail persaingan sengit di papan atas daftar pencetak gol ini.
Adu Tajam Haaland, Kramaric, dan Schick
Erling Haaland, Andrej Kramaric, dan Patrik Schick memimpin klasemen sementara top skor kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Ketiganya sama-sama telah mencetak empat gol. Haaland, mesin gol Norwegia, konsisten mencetak gol dalam empat laga kualifikasi. Ia selalu membawa kemenangan bagi negaranya.
Kramaric juga tampil gemilang dengan dua kali mencetak brace. Salah satunya saat Kroasia mengalahkan Ceko dengan skor telak 5-1. Sementara itu, Schick, yang sempat memimpin daftar pencetak gol, harus puas berbagi puncak klasemen setelah gagal menambah gol di laga keempat. Kekalahan telak dari Kroasia juga sedikit menghambat momentumnya.
Kane dan Sorloth Tempel Ketat
Di bawah trio puncak, Harry Kane dan Alexander Sorloth membuntuti dengan ketat. Keduanya telah mencetak tiga gol dan masih berpeluang besar untuk menyalip. Hanya berselisih satu gol dari para pemuncak, persaingan menuju puncak masih sangat terbuka.
Kane, kapten Timnas Inggris, tetap menjadi andalan utama The Three Lions. Ketajamannya masih terjaga meski Inggris seringkali mendistribusikan gol secara merata. Sorloth, di sisi lain, menjadi pelengkap lini serang Norwegia yang sangat produktif berkat Haaland. Dengan sisa pertandingan yang cukup banyak, peluang bagi Kane dan Sorloth untuk mengejar bahkan melampaui para pemuncak masih sangat terbuka.
Odegaard dan Para Raja Assist
Selain persaingan mencetak gol, statistik assist juga menarik untuk diperhatikan. Martin Odegaard memimpin daftar assist dengan lima assist dari total 13 gol Norwegia. Peran kapten Arsenal ini sangat penting dalam membangun serangan tim.
Sorba Thomas dari Wales juga impresif dengan empat assist dari empat pertandingan. Efisiensi tinggi pemain Huddersfield Town ini terlihat dari kontribusinya di sisi sayap. Ivan Perisic juga sempat mencuri perhatian dengan tiga assist dalam satu pertandingan. Para pemain dengan banyak assist ini menjadi kunci keberhasilan tim dalam mencetak gol. Kolaborasi antara kreator dan eksekutor gol menjadi kunci keberhasilan di kualifikasi Piala Dunia yang ketat ini.
- Top Skor: Erling Haaland (Norwegia), Andrej Kramaric (Kroasia), Patrik Schick (Ceko) – 4 gol
- Top Skor: Harry Kane (Inggris), Alexander Sorloth (Norwegia) – 3 gol
- Top Assist: Martin Odegaard (Norwegia) – 5 assist
- Top Assist: Sorba Thomas (Wales) – 4 assist
- Top Assist: Ivan Perišic (Kroasia) – 3 assist
Masih Nihil Hat-trick
Menariknya, meskipun banyak pemain tajam beraksi, belum ada yang mampu mencetak hat-trick. Tidak ada pemain yang berhasil mencetak tiga gol dalam satu pertandingan. Hal ini menunjukkan beberapa hal.
Pertama, kekuatan antar tim di zona UEFA cukup seimbang. Bahkan ketika skor akhir besar, gol cenderung dibagi antar pemain, tidak terpusat pada satu pemain saja. Kedua, pertahanan tim lawan juga cukup tangguh, meskipun pada akhirnya kebobolan. Dengan masih banyaknya pertandingan penting tersisa, peluang untuk memecahkan rekor ini masih terbuka lebar. Untuk saat ini, konsistensi mencetak satu atau dua gol per laga tampaknya menjadi kunci utama menuju Piala Dunia 2026. Persaingan masih sangat dinamis dan menarik untuk diikuti hingga babak kualifikasi berakhir.
